SEKILAS INFO

     » Selamat datang di website Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri Pemerintah Kabupaten Madiun
Rabu, 04 Mei 2016 - 09:39:30 WIB
Rapat Koordinasi Satgas Kontra Radikal, Deradikalisasi dan Anti Premanisme Kabupaten Madiun 2016

Diposting oleh : bakesbangpoldagri
Kategori: Politik dan Integrasi Bangsa - Dibaca: 249 kali

-       Pukul 09.00 WIB s/d selesai, bertempat di Ruang Rapat Purabaya Kab. Madiun Lantai II Jl. Alun-Alun Utara No 4 Kota Madiun telah dilaksanakan Silaturahmi Rapat Koordinasi Antar Anggota dan Penguatan Satgas Kontra Radikal, Deradikalisasi dan Anti Premanisme Kab. Madiun, yang dihadiri ± 50 orang.

-       Narasumber / Materi tentang Pembahasan Perkembangan Gafatar sebagai berikut :

1. Testimoni dari Bpk.  Sukiman (Mantan Ketua Gafatar Kab. Madiun).

2. Kakesbangpoldagri Kab. Madiun Bpk. Drs. Agus Budi Wahyono, M.Si.

3. Kasat Intel Polres Madiun AKP Sarni, SH.

4. Kakemenag Kab. Madiun Bpk. Hafidz.

-       Hadir dalam acara tersebut : Kakesbangpoldagri Kab. Madiun Bpk. Drs. Agus Budi Wahyono, M.Si, Bpk. Sukiman (Mantan Ketua Gafatar Kab. Madiun), Kakemenag Kab. Madiun Bpk. Hafidz.

-       Dari Kodim 0803/Madiun antara lain : Pasi Intel Kapten Inf Kiswanto, Pasi Ops Kapten Inf Wardoyo, Danunit Lettu Arm Khoirudin.

-       Dari Polres Madiun Kota antara lain : Kasat Sabhara AKP Agus Ekoyono, SH.,Kasat Intel AKP Sumono, SH, M.Si, Kasat Reskrim AKP Maskur, SH.,Kasat Binmas AKP Sigit,

-       Dari Polres Madiun antara lain : Kasat Sabhara AKP Bambang Eko, Kasat Intel Polres Madiun AKP Sarni, SH, Kasat Reskrim AKP Gatot Setyo Budi, 

-       Kasi Penindakan Imigrasi Kab. Madiun Bpk.  Suyanto,SH.

-       Camat dan Kepala Desa Gemarang, Bantengan, Balerejo, Mojorayung.

Dengan Rangkaian kegiatan sebagaiberikut :

  1. Pembukaan.
  2. Sambutan Kakesbangpoldagri Kab. Madiun Bpk. Drs. Agus Budi Wahyono, M.Si intinya :

Mari kita bahas bersama untuk Eks. Gafatar yang pulang ke Madiun bisa berjalan dengan lancar dan diterima di lingkungan, diharapkan Kabupaten Madiun tetap kondusif.

  1. Sambutan Kasat Intel Polres Madiun, AKP Sarni, SH yang intinya :

-     Untuk di Kabupaten Madiun yang gabung dengan Gafatar sekitar 20 orang (anggota dan pengurus)

-     Diharapkan kerjasamanya seluruh instansi mengenai dampak dari pemulangan tersebut bisa diterima  dimasyarakat sekitar dan tidak dikucilkan sehingga tidak timbul gejolak

-     Mereka sebagian ada yang tidak kembali krn harta benda sdh habis dan takut tdk di terima di lingkungan Masyarakat, mudah-mudahan dengan pulangnya eks Gafatar Kab. Madiun tetap kondusif

  1. Testimoni dari Bpk. Sukiman (Mantan Ketua Gafatar Kab. Madiun)

-     Saya bergabung dengan Gafatar selama ± 3 tahun di Deklarasi di Jogja kemudian di mutasi DPD Jatim Deklarasi di Surabaya, Ketua Umum Gafatar Bpk. Mahfud dan menjabat Ketua Mejayan, mendapat arahan dan bimbingan Pimpinan, tertarik dengan Gafatar karena bidang Sosialnya.

-     Gafatar murni biaya sendiri yaitu iuran tiap bulan semua Pengurus 10% dari penghasilan kerja, Saya menyumbang tiap bulannya 25 ribu dan Istri Saya 20 ribu

-     Ada beberapa fase dalam ajaran Gafatar yaitu :

1. Siron/sembunyi, setiap ada kegiatan harus tertutup.

2. Terang-terangan, (bakti sosial)

3. Hijrah,   semua   Pengurus   Gafatar   disiapkan   tanah   perjanjian  di Kalimantan   Timur,   Barat   dan    

    Kalimantan tengah.

4. Qital/perang.

5. Futuh/mendekati perdamaian/mendekati kejayaan.

6. Mutawatul Munawaro/jaya nanti kalau sudah jaya semua Pemimpin di kuasai Gafatar.

-        Dalam ajaran Gafatar Sholat, Puasa tidak penting yang penting berbuat baik.

-        Karena Saya merasa tidak cocok dengan ajaran tersebut kemudian Saya memutuskan untuk keluar, setelah itu di datangi DPK Madiun Bpk. Kardi, karena Saya tidak nyaman tidak ada waktu dirumah.

-        Saya ditinggal Istri dan Anak hari Minggu, bulan November 2015 yang mengantar Anak Pertama pamit kerumah Mertua di Kediri, setelah Saya tunggu 4 hari tidak ada kabar Saya cari info kemana-mana tidak ada.

-        Saya berharap semua Instansi, untuk Istri dan Anak saya bisa pulang dengan baik, mohon diterima di Madiun dan bimbingannya.

-        Kesimpulan :

-           Semua jajaran Instansi dan masyarakat siap menerima dengan persyaratan membuat surat pernyataan tidak mengulangi gabung ke Gafatar dan meninggalkan ajaran Gafatar

-           Sanggup Mengucapkan Sahadad di MUI FKUB